JOGJA INDONESIA HOSPITAL

Senin, 09 Mei 2011

ADUH, HEMORRHOID (WASIR) SAYA KUMAT!

Anda pernah mengalami sulit duduk dan buang air besar karena terasa sakit apabila anus mendapat tekanan? Orang awam familiar dengan istilah wasir atau ambien, kondisi ini dapat dialami oleh siapapun terutama remaja dan orang tua. Di Amerika, 50% populasi usia 50an menderita wasir dan diperkirakan sekitasr 50-85% populasi dunia akan mengalami gejala wasir pada periode tertentu dalam hidupnya. Wasir teramat menggangu aktivitas sehari-hari dan tentunya mengganggu kenyamanan. Namun kerap kali penderita merasa malu atau dianggap tidak penting dan kurang memperhatikan gangguan kesehatan ini. Wasir atau dalam bahasa medis dikenal dengan istilah Hemorrhoid adalah pembengkakan jaringan yang mengandung pembuluh balik (vena) dan terletak di dinding rectum dan anus. Anus merupakan lubang di ujung saluran pencernaan dimana limbah (kotoran, faces) keluar dari dalam tubuh, rectum merupakan bagian dari saluran pencernaan diatas anus, dimana faces disimpan sebelum dikeluarkan dari tubuh melalui anus. Hemorrhoid interna (wasir dalam) wasir yang tetap berada di anus, sedangkan hemorrhoid eksterna (wasir luar) wasir yang keluar dari anus. Hemorrhoid bisa terjadi karena peregangan berulang selama buang air besar dan sembelit (kesulitan buang air besar, konstipasi) bisa membuat peregangannya bertambah buruk. Penyakit liver dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah pada vena portal dan kadang-kadang menyebabkan terbentuknya hemorrhoid. Hemorrhoid dapat berupa peradangan, yang akan menyebabkan terbentuknya bekuan darah (thrombus), perdarahan atau akan membesar dan menonjol keluar, pendarahan yang terjadi biasanya berupa darah segar yang menetes di akhir BAB.

Faktor pemicu yang menyebabkan hemorrhoid dapat terjadi kerena terlalu banyak duduk, diare menahun, perubahan hormon yang terjadi pada kehamilan, keturunan genetik, hubungan sex yang tidak lazim (sodomi), sembelit/ konstipasi, penekanan kembali aliran darah vena, hipertensi, obesitas, dehidrasi yang dapat menyebabkan faces keras dan kesulitan buang air besar, konsumsi alkohol dan kopi dalam jumlah banyak. Tipe dan gejala hemorrhoid dibagi menjadi dua tipe, tipe pertama Hemorrhoid eksterna yang timbul di daerah anal verge yaitu daerah ujung dari anal kanal (anus). Biasanya pada tipe ini hanya akan menimbulkan keluhan nyeri, dapat terjadi pembengkakan dan iritasi . Jika iritasi terjadi gekala yang ditimbulkan adalah berupa gatal. Hemorrhoid ini rentan terhadap trombosis (penggumpalan darah), jika pembuluh darah pada vena pecah maka akan menimbulkan rasa nyeri yang hebat. Sedangkan tipe kedua yaitu Hemorrhoid interna, hemorrhoid yang muncul didalam rektum. Biasanya hemorrhoid jenis ini tidak nyeri, sehingga kebanyakan orang tidak menyadari jika mempunyai hemorrhoid ini. Apabila hemorrhoid tidak segera ditangani, maka akan menjadi prolapsed and strangulated hemorrhoids. Prolapsed hemorrhoid adalah hemorrhoid yang muncul keluar dari rektum, strangulated hemorrhoid merupakan suatu keadaan terjepitnya prolapsed hemorrhoid karena otot disekitar anus berkontraksi. Hal ini menyebabakan terperangkapanya hemorrhoid dan terhentinya pasokan darah, yang pada akhirnya akan menimbulkan kematian jaringan yang dapat terasa nyeri sekali. Menurut derajat keparahannya, hemorrhoid interna dibagi menjadi empat. Derajat pertama bila pembesaran hemorrhoid interna mencapai tepi anus dan sering berdarah bila BAB, namun tidak menimbulkan benjolan dianus. Derajat kedua bila terjadi pembesaran hemorrhoid sampai keluar dari anus pada saat BAB, tetapi pembesaran tersebut dapat masuk kembali dengan sendirinya. Derajat ketiga bila terjadi kondisi seperti derajat kedua tetapi pembesaran hemorrhoid yang keluar anus tidak dapat kembali dan harus dimasukkan. Sedangkan, derajat keempat seperti derajat ketiga yang secara berkelanjutan. Untuk penanganannya hemorrhoid tergantung derajatnya pada derajat pertama dan kedua, dapat dilakukan selerotherapy dan pemberian obat. Namun bila derajat ketiga dan keempat sebaiknya dilakukan hemorroidestomy (pembedahan).

Hemorrhoid dapat dicegah dengan perbanyak minum air, makan makanan yang kaya serat sekitar 20-25 gram sehari, jangan duduk terlalu lama, olahraga, menghindari penggunaan laksatif, jalankan pola hidup sehat, jangan merokok, minum minuman beralkohol. Jangan anggap sepele hemorrhoid segera tangani dan datang ke dokter agar mendapat penangganan yang maksimal.

Rumah Sakit “JIH” menyediakan pelayanan pemeriksaan dan Medical Cek-Up dengan dokter spesialis yang berkompeten dalam bidangnya serta perawatan yang terampil dan pelayanan yang professional. Untuk informasi dan appointment di Rumah Sakit “JIH” dapat menghubungi 0274-446 3535

Oleh

dr. Karina Sasti, Sp. PD

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit “JIH”, Minggu jam 08:00-12:00; Selasa, Rabu, dan Sabtu 08:00-14:00; Senin dan Kamis 10:00-16:00

Minggu, 01 Mei 2011

Trauma dengan Pelayanan Medis RS JIH? Tentu Tidak

Trauma periksa di rumah sakit bisa terjadi pada setiap orang. Anak lebih rentan kena trauma psikis pada saat pemeriksaan di sebuah layanan kesehatan. Kegagalan pengambilan sampel darah, pemasangan infus paling banyak membuat anak trauma bila masuk ke rumah sakit.
Mencegah trauma psikis akibat kegagalan tindakan baik pada anak maupun dewasa, Rumah Sakit JIH mengagendakan rutin pelatihan untuk para karyawannya.
Adanya komitmen dari Jajaran Direksi hingga staff pelaksana telah menghasilkan layanan lebih baik di Rumah Sakit JIH. Sertifikat ISO dan Akreditasi 16 Layanan yang diterima Rumah Sakit JIH adalah sebagai bukti keseriusan untuk memberikan layanan profesional bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan baik di Rawat Jalan, UGD maupun di Rawat Inap.
Semoga hal ini mampu menghilangkan trauma layanan yang mungkin pernah terjadi di rumah sakit sebelumnya.
Selamat buat Rumah Sakit JIH yang sudah memperoleh Sertifikat ISO dan Akreditasi 16 Layanan.