JOGJA INDONESIA HOSPITAL

Sabtu, 30 April 2011

Batu Saluran Kencing


Batu saluran kemih atau yang lebih kerap disebut batu ginjal, adalah batu yang terbentuk
akibat pengendapan mineral di saluran kemih, baik saluran kemih atas (ginjal) atau saluran
kemih bawah (ureter dan kandungan kemih). Fungsi ginjal adalah menyaring darah yang
mengandung berbagai macam miner dan “sampah” hasil metabolism tubuh. Batu ginjal
terbentuk karena filtrate yang disaring terlalu jenuh oleh mineral dan mineral dan “sampah”
tersebut, sehingga mengendap dan mengeras. Biasanya penderita akan merasakan nyeri
terutama setelah beraktivitas fisik karena adanya pengerakan batu yang bisa menimbulkan
luka dan perdarahan sehingga urine penderita berwarna kemerahan. Batu saluran kencing
(urolithiasis) menyebabkan obstruksi (penyumbatan). Sumbatan cenderung menyebabkan
infeksi, dan infeksi akan merusak nefron (sel-sel ginjal).
Problem utama penderita batu ginjal adalah adanya rasa sakit dan resiko ginjal yang
rusak sedikit demi sedikit dan akhirnya ginjal berhenti berfungsi. Karena itu, batu ginjal
memang sebaiknya diambil dengan tujuan mempertahankan fungsi ginjal. Sesuai
perkembangan teknologi di bidang kedokteran dikembangkanlah tindakan operatif minimal
invasive dan non invasive. Tindakan bedah minimal invasive adalah semua tindakan bedah
yang tidak membutuhkan sayatan lebar dan sebagai penggantinya menggunakan alat bantu
endoskopil, monitor/ layar televise dan instrument khususnya yang memungkinkan dokter
operator tetap dapat melihat organ yang akan dioperasi. Dalam bidang urologi, tindakan
minimal invasive yang dimaksud adalah dengan alat PCNL dan URS yaitu alat pemecah batu
saluran kemih yang menggunakan power ultrasonic atau pneumatic. PCNL digunakan untuk

Kasus-kasus batu yang terletak di ginjal, dan tindakannya berupa pembedahan minimal
invasive di pinggang. Sedangkan URS digunakan untuk batu yang letaknya di saluran kemih
bagian bawah (ureter), dan dimasukkan melalui penis dan urater. Sedangkan tindakan non
invasive adalah tindakan yang tidak memerlukan tindakan pembedahan, yaitu dengan alat
ESWL yang digunakan dari luar tubuh dan menggunakan gelombang shock (kejut).
Keunggulan ESWL ini adalah pasien tidak perlu dibius, tidak perlu rawat inap dan tidak ada
luka sama sekali.

dr Sungsang Rochadi, Sp.B, Sp.U
Dokter Spesialis Urologi di Rumah Sakit “JIH”
Jam Praktek: Rabu dan Sabtu 08.00 – 09.00 (dengan perjanjian di line (0274) 446 3535)

Rumah Sakit JIH menyediakan layanan penanganan batu ginjal dengan metode PCNL,
URS, dan ESWL. Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi line (0274) 446 3535.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar